Mokhamad Rehan A
KONSEP ROUTER
Konsep routing adalah proses pengalihan paket data dari satu jaringan ke jaringan lain. Rute ini dapat diberikan secara dinamis atau statis ke router lain. Administrator memilih protokol routing berdasarkan keadaan topologi jaringan, seperti ukuran jaringan, bandwidth, power dalam router, merek dan model router, serta protokol yang digunakan. Routing memungkinkan router untuk mengirim paket ke jaringan tujuan berdasarkan IP address. Routing dinamis mempelajari informasi dari router lain, sementara routing statis dikonfigurasi manual. Routing statis cocok untuk jaringan skala kecil, sementara routing dinamis cocok untuk jaringan skala besar.
ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN
1. Routing dan Routers
Kemudian, untuk lebih jelas mengenai routing dan routers marilah kita pelajari satu per satu seperti di bawah ini.
a. Routing
1) Konsep Dasar Routing
Di dalam jaringan WAN kita sering mengenal yang namanya TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) sebagai alamat, sehingga pengiriman paket data dapat sampai ke alamat yang dituju (host tujuan), TCP/IP membagi tugas masing-masing mulai dari penerimaan paket data sampai pengiriman paket data dalam sistem, sehingga jika terjadi permasalahan dalam pengiriman paket data dapat dipecahkan dengan baik.
a) Routing langsung merupakan sebuah pengalamatan secara langsung menuju alamat tujuan tanpa melalui host lain. Contoh: sebuah komputer dengan alamat 192.168.1.2 mengirimkan data ke komputer dengan alamat 192.168.1.3.
b) Routing tidak langsung merupakan sebuah pengalamatan yang harus melalui alamat host lain sebelum menuju alamat host tujuan. Contoh: komputer dengan alamat 192.168.1.2 mengirim data ke komputer dengan alamat 192.1681.3, akan tetapi sebelum menuju ke komputer dengan alamat 192.168.1.3, data dikirim terlebih dahulu melalui host dengan alamat 192.168.1.5, kemudian dilanjutkan ke alamat host tujuan.
2) Jenis Konfigurasi Routing
Jenis konfigurasi routing antara lain sebagai berikut:
a) Minimal routing merupakan proses routing biasanya hanya pemakaian lokal saja.
b) Static routing, dibangun pada jaringan yang mem banyak gateway. Jenis ini hanya memungkinkan un jaringan kecil dan stabil.
c) Dinamic routing, biasanya digunakan pada jaringan y memiliki lebih dari satu rute.
b. Router
Router adalah perangkat keras dalam jaringan komputer ya berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan y mempunyai protocol sama. Dengan demikian, dengan menggunaka router kita bisa menghubungkan 2 IP address yang memiliki hoy berbeda. Contohnya kita bisa menghubungkan IP address 192.168.13 dengan IP address 192.169.10.1. Router memiliki beberapa jenis, di antaranya:
1) Router aplikasi merupakan perangkat lunak atau program aplikasi yang dapat kita instal pada komputer, sehingga sistem operasi tersebut bisa berfungsi sebagai router.
2) Router hardware merupakan perangkat keras pada jaringan komputer yang mempunyai fungsi sebagai router, sehingga perangkat keras tersebut dapat membagi IP address.
3) Router PC merupakan sistem operasi yang diinstal pada komputer, sehingga komputer tersebut mempunyai kemampuan untuk membagi jaringan.
Apabila ditinjau secara umum, jenis router ada 2 macam di antaranya:
1) Router static merupakan router yang mempunyai tabel routing static, sehingga harus di-setting secara manual oleh adminisrator.
2) Router dinamic merupakan router yang mimiliki tabel routing dinamic yang memiliki kemampuan mendengarkan lalu lintas jaringan dan saling berhubungan dengan router yang lain
Router adalah alat yang mengirimkan paket data melalui proses routing pada lapisan 3 stack protokol. Fungsinya adalah merutekan paket dengan kemampuan routing yang cerdas. Router akan meneruskan paket ke network tujuan jika ditujukan untuk host pada network lain, sebaliknya akan menghalangi paket jika ditujukan untuk host dalam satu network. Prinsip kerja router dapat dilihat dalam gambar di bawah ini.

Komentar
Posting Komentar